Siswa-siswi SMP Negeri 4 Curug kembali menunjukkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam kegiatan kali ini, mereka diajak menghias topi bambu, salah satu ciri khas Kabupaten Tangerang, dengan berbagai pesan kampanye pelestarian lingkungan hidup.
Topi bambu yang sudah dihias kemudian dipajang di taman sekolah, menjadikannya tak hanya sebagai penghias, tetapi juga media penyampai pesan hijau bagi seluruh warga sekolah.
Kampanye ditulis dalam bahasa Inggris dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak orang dan membiasakan siswa berpikir global. Beberapa pesan yang menghiasi topi bambu antara lain:
🌿 “Save water, fix leaky faucet. Use water wisely for a sustainable future”
🌿 “Keep our area clean, keep clean, keep green.”
🌿 “Plant trees, save the earth. Share oxygen, share happiness.”
🌿 “Save Energy, Save the Earth. Turn off when not in use.”
🌿 “Turn organic waste into compost. Make compost, save the earth.”
Kepala SMPN 4 Curug menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa dalam kegiatan ini. “Topi bambu yang biasanya identik dengan petani atau pekerja kebun, kini disulap menjadi media kampanye lingkungan yang artistik dan edukatif. Ini membuktikan bahwa kearifan lokal bisa berpadu dengan gerakan modern menjaga bumi.”
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk memanfaatkan budaya lokal dalam menyampaikan pesan-pesan moral dan lingkungan kepada generasi muda.
Terus berkarya, jaga bumi!









Tinggalkan Komentar